Film ini menceritakan tentang "Cerita Dari Rerumputan" yaitu wayang dari daun atau dikenal dengan sebutan Suket. Pria bertubuh tambun ini atau biasa disapa Ki Slamet Gundono lah yang memainkan wayang suket tersebut.
Kepribadian seorang Ki Slamet sangat ramah, beliau pun sangat cinta dengan seni. Bisa dilihat dari permainan wayangnya. Tidak hanya sekedar mendalang saja, tetapi beliau mempunyai makna dalam memainkan suket tersebut. Menurut beliau, suket adalah tumbuhan yang senang sekali tumbuh, dan dapat muncul dimana-mana, ada di halaman, rumah, kebun dan pinggir-pinggir jalan. Pokoknya dimana ada ruang , air dan cahaya matahari, pasti suket akan tumbuh terus menerus.
"Suket simbol orang hidup"
Orang hidup harus tumbuh terus menerus, bagaimanapun kehidupan yang akan meninmpanya. Seperti suket, walaupun sudah diinjak injak orang tetap akan tumbuh. Filosofi suket sangatlah bagus!.
"Suket buat saya itu semacam cermin. Setiap orang mempunyai titik rapuhnya dan titik kekuatannya. Suket dapat memberi pelajaran hidup, ada saatnya rapuh dan ada saatnya kuat "
Saya sangat terinspirasi dengan Ki Slamet Gundono. Walaupun bertubuh besar dengan berat 350 kg, Ki Slamet Gundono tetap percaya diri menjadi seorang dalang. Bahkan menjadi dalang yang jarang dimainkan oleh dalang lainnya, karena wayangnya terbuat dari suket. Selain itu, hanya dari suket saja, beliau dapat terinspirasi untuk membuat kehidupannya lebih baik.
Film Dokumentar ini sangat bagus, karena menanyangkan feature yang unik. Menceritakan tentang seorang dalang yang memainkan wayang yang terbuat dari suket. Anglenya, penataannya dan audionya sangat pas untuk sebuah film dokumenter.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar